Penyebab dan Cara Mengatasi Mata Kucing Berair [Ampuh!!]

Posted on

Cara Mengobati Mata Kucing Berair – Seperti halnya mata manusia yang bisa lelah jika terlalu lama dipakai untuk bekerja, pun demikian dengan mata kucing. Jika kamu memelihara kucing, pernahkah kamu menyadari mata hewan piaraanmu sedang berair?

Tak hanya berair, kucing pun bisa mengeluarkan kotoran dari mata (belekan) layaknya manusia. Matanya bisa membengkak dan memerah, tentu saja itu bukan hal normal yang bisa dibiarkan. Melainkan harus diobati karena itu adalah sebuah penyakit.

Apa obat yang tepat untuk menangani penyakit tersebut? Sebelum menyebutkan satu persatu obatnya, lebih dulu kita harus memahami penyebabnya. Agar nanti kondisi yang membahayakan bisa dihindari.

Faktor Penyebab Mata si Kucing yang Berair

Apakah kucing bisa menangis? Mengapa ia mengeluarkan air dari matanya? Mengapa mata tajamnya bisa berair? Apa sebabnya?

Dikutip dari berbagai sumber, mata kucing yang berair bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari yang paling sepele akibat debu, atau sesuatu yang serius seperti virus. Lebih detailnya, simak penjelasan di bawah ini:

1. Air mata yang diproduksi berlebihan

Air mata bukan hanya milik buaya, tapi kucing juga memilikinya. Beberapa jenis makhlu hidup terutama mamalia, memiliki produksi air mata. Oleh sebab itu, bisa mengeluarkan air tak terduga. Apalagi bagi si kucing, tubuhnya yang diselimuti bulu Panjang sampai bagian muka, bisa menyebabkan mata memproduksi air secara berlebihan.

Dalam konteks ini, tidak dikategorikan sebagai permasalahan yang serius. Masih dalam tahap wajar, jika mata kucing terkontaminasi dengan bulunya sendiri.

2. Luka akibat goresan dari luar

Lain halnya dengan penyebab yang kedua, diakibatkan oleh goresan dan menghasilkan luka. Mengingat kucing adalah hewan yang aktif bergerak, ada banyak aktivitasnya yang tak disengaja kadang bisa mengakibatkan luka. Jika tidak kunjung membaik, luka di mata bisa memicu radang konjungtiya bagi si kucing.

Hal ini bisa terjadi akibat masuknya bakteri pada luka, lalu menimbulkan panas dan perih. Secara otomatis sebagai perlindungan diri, mata akan mengeluarkan cairan bening seperti air mata yang bisa berfungsi untuk membersihkan dirinya dari bakteri.

Konjungtiya ini bisa dikategorikan serius karena penyebarannya disebabkan oleh virus bernama Veline Chylamidhopila. Dampak terburuknya adalah kebutaan jika tidak segera diobati.

3. Ada cacing mata

Jika sakit perut manusia bisa disebabkan oleh cacing perut, kucingpun bisa sakit akibat cacing pada mata. Bentuknya yang sangat kecil, memungkinkan si cacing masuk ke mata dan mengakibatkan rasa gatal, hingga gangguan penglihatan. Meski sangat kecil, kamu bisa saja mengeceknya dengan mata telanjang jika mendapati mata kucing piaraanmu mulai berair.

Thelazia Californiensis, nama cacing mata pada kucing. Ia sangat sensitive dengan cahaya, tapi jika tidak segera ditangani bisa bertelur di mata, lalu larvanya akan dijadikan makanan oleh lalat yang berpotensi membawa bakteri lain.

Selain itu, cacing mata rupanya juga bisa mengakibatkan radang selaput mata (konjungtiya). Makanya segera bawa kucingmu ke dokter jika terlihat gejala tidak normal, sebelum semuanya semakin runyam.

4. Gangguan organ, Nasolaccrimal Occlusion

Setiap kucing memiliki sistem di dalam tubuh yang memungkinkan bisa mengatur produksi air mata untuk dilumasi dan berhenti. Tetapi juga tidak menutup kemungkinan adanya gangguan pada sistem tersebut (organ tubuh yang berfungsi untuk mengeringkan mata dari air).

Oleh sebab itu, mata kucing bisa berair akibah produksi air mata berlebihan karena adanya gangguan organ bernama nasolacrimal occlusion. Hati-hati ya, sayangi kucingmu dan pedulikan kesehatannya juga.

5. Awas, kucing bisa terkena radang paru-paru

Ada virus bernama Chlamidia Psitacii yang bisa membuat mata kucing berair, bersin-bersin, flu, hingga kesulitan bernapas. Jenis virus ini mudah menular, oleh karena itu jika kucingmu terkena virus ini, segera pisahkan dengan kucingmu yang lain agar tidak ikut tertular. Selain itu, faktor kebersihan lingkungan juga harus diperhatikan, karena virus juga bisa datang akibat lingkungan yang kotor.

6. Mata berair akibat virus herpes

Bukan hanya manusia yang bisa terserang penyakit herpes, kucingpun juga bisa. Dengan gejala mata berair, memerah, bengkak, dan belekan, virus herpes datang menyerang satu atau kedua mata si kucing.

Umumnya, jika terserang virus herpes, secara alami kucing akan menghindar dari paparan cahaya. Sedangkan faktor pemicunya bisa diakibatkan oleh stress. Misal karena stress adaptasi lingkungan baru.

Kesimpulannya, mata kucing memang butuh pelumas sekali waktu, karena jika dibiarkan kering juga berbahaya. Akan tetapi, jika berair tanpa henti, juga harus diperiksakan dengan teliti. Jadi, jangan diabaikan saja. lakukan penanganan yang tepat seperti penjelasan di bawah ini.

Cara Menangani Penyakit Mata Berair pada Kucing

1. Kucing yang sedang sakit ditempatkan terpisah dengan kucing lain

Untuk memastikan kesehatan kucing yang lain tidak terganggu, dan aman tertular, maka yang harus dipastikan adalah memisah kendang si kucing yang sedang sakit dengan kucing yang lain.

Karena selain menjaga kesehatan kucing yang lain, proses penyembuhan juga bisa lebih efektif jika dilakukan dengan khusus tanpa gangguan yang lain. Seperti proses karantina, mata kucing yang berair juga butuh istirahat dan dijaga dari rerontokan bulu kucing yang lain.

2. Bersihkan kotoran yang terdapat di mata si kucing

Setiap bangun tidur saja, manusia rutin membersihkan mata dari kotoran alias belek demi penampilan dan kenyamanan penglihatan, begitu pula dengan kucing yang butuh dibersihkan kotoran matanya.

Penyakit mata pada kucing memang memicu produksi kotoran berlebih, bukan cuma air mata, ada juga nanah hingga belek yang harus dibersihkan secepatnya. Cara membersihkannya pun tak bisa asal-asalan. Gunakan kapas dengan tekstur lembut yang tidak mudah rontok. Angkat kotorannya dengan hati-hati, jika kotoran terasa sudah mengeras, terlebih dahulu kapas dibasahi air hangat untuk memudahkan mengangkat kotoran.

Karena seperti yang admin sebutkan sebelumnya, kotoran pada mata bisa mengganggu penglihatan, mata terasa lebih berat karena ada yang mengganjal. Jadi, kalau kotorannya sudah terangkat, kucing pasti bisa lebih mudah untuk membuka kedua matanya.

3. Berikan obat khusus untuk penyakit mata kucing sesuai resep dokter

Ingat kucing dan manusia butuh penanganan yang berbeda. Meski sama-sama mengeluh perihal mata, kamu tidak bisa serta merta memberi obat tetes manusia untuk si kucing. Justru ada efek bengkak jika salah memberi obat.

Makanya, pastikan kamu membeli obat khusus untuk kucing sesuai resep yang dianjurkan dokter, atau beli di toko obat khusus hewan.

4. Periksakan si kucing pada dokter hewan

Solusi paling jitu adalah membawa si kucing berobat pada ahlinya, dokter hewan. Karena dokter pasti tahu penyebab dan solusi yang tepat untuk menangani penyakit kucing. Kan kasihan kalau kita membiarkan kucing berlama-lama tersiksa dengan penyakitnya. Jadi, jangan ragu-ragu untuk membawanya berobat ya.

5. Jangan biarkan kucing stress, buatlah ia merasa rileks

Bukan hanya manusia yang bisa stress, kucingpun bisa mengalaminya. Sekali stress, berbagai penyakit bisa menyerang kucing, seperti hepatitis. Makanya, sebagai pemilik yang baik kmau harus pengertian pada kucing.

Pastikan kondisinya selalu rileks, dan kamu memenuuhi segala kebutuhannya dengan baik. Pastikan kebutuhan nutrisinya cukup, menyayanginya dengan tulus, agar si kucing hidup dengan nyaman di tempat tinggal kita.

Nah, kalau sudah membaca sebab, akibat, dan cara penanganannya, lebih hati-hati lagi ya guys. Sekalipun terlihat sepele, mata berair tidak bisa diremehkan. Harus diperiksakan agar mendapat hasil akurat dan penanganan yang tepat.

Semoga setelah membaca artikel ini, bisa menambah wawasan dan solusi tentang kucing yang sedang mengalami masalah dan menjadikan kita sebagai pemilik yang peka terhadap kesehatan si kucing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *